Faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan pada tumbuhan

Sebelumnya kita telah membahas tentang pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup, post tersebut bisa anda lihat disini,  sekarang kita akan membahas tentang faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tersebut terhadap tumbuhan.

Perkembangan dan pertumbuhan yang terjadi pada semua makhluk hidup adalah hasil korelasi antara faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal yang dimaksud adalah cahaya, kelembaban, suhu, air, oksigen, zat(mineral). Sedangkan faktor internal yang dimaksud adalah aktivitas tubuh, hormon dan juga genetik.

Faktor Eksternal

  • Cahaya

Sudah jelas bahwa semua tumbuhan membutuhkan cahaya, tapi pada saat tumbuhan mengalami pertumbuhan di saat kecambah cahaya akan membuat proses pertumbuhan menjadi terhambat. Ini karena etiolasi, jadi tumbuhan pada fase kecambah yang berada di tempat gelap akan lebih cepat tumbuh dibandingkan dengan yang berada di tempat terang.

  • Kelembaban

Transpirasi adalah perubahan air menejadi uap dan udara yang lembab akan menghalangi proses transpirasi tersebut, itu juga berarti menghalangi proses penyerapan unsur-unsur hara dari tanah yang kegunaannya sangat penting bagi proses pertumbuhan suatu tanaman.

  • Suhu

Jika ditempatkan pada suhu yang sesuai maka tumbuhan akan tumbuh dengan baik.

  • Air

Tidak setiap tumbuhan memiliki kebutuhan air yang sama, contohnya saja kaktus, walaupun mendapatkan air sedikit saja namun ia bisa tumbuh di padang pasir dan tempat tandus lainnya, namun berbeda dengan tumbuhan paku yang bisa tumbuh baik di daerah lembab dan tanah yang sangat banyak nutrisi.

  • Oksigen

Biji tanaman yang sedang dalam proses kecambah melakukan pernapasan (respirasi) dengan cepat agar kecambah tersebut mendapatkan oksigen dengan respirasi aerob. Satu hal yang sangat penting untuk kita ketahui adalah biji tidak bisa menjadi kecambah jika tidak ada oksigen. Respirasi disini berguna agar membentuk energi yang akan digunakan untuk proses metabolisme dan pertumbuhan.

  • Zat Hara (Mineral)

Agar dapat tumbuh dengan baik maka tumbuhan membutuhkan mineral-mineral/elemen-elemen yang semuanya tersedia di dalam tanah. Elemen yang diperlukan oleh tumbuhan dinamakan elemen esensial, yang terdiri dari (oksigen, karbon, dan hidrogen) elemen-elemen tersebut dapat diperoleh dari udara. Sedangkan mineral yang diperlukan oleh tumbuhan adalah kalium, fosfat, dan nitrogen.

 

Faktor internal

Hormon juga mempengaruhi proses pertumbuhan pada tumbuhan, hormon-hormon tersebut adalah: sitokinin, etilena, absitat, dan juga giberelin

  • Auksin

Hormon ini berada pada tubuh tapi jumlahnya sangatlah sedikit jika dibandingkan dengan hormon-hormon lainnya. Auksin disintesis oleh jaringan yang bernama meristem apikal setelah itu auksin disalurkan ke seluruh bagian pada tumbuhan, meristem apikal adalah jaringan yang sel-sel nya secara aktif membelah diri. Meristem apikal ini berada di daun, ujung akar, ujung batang tumbuhan.

Hormon auksin ini sangat memengaruhi proses pertumbuhan pada tumbuhan, contohnya: pengguguran dan penuaan tumbuhan, proses kecepatan pertumbuhan, dll.

  • Sitokinin

Hormon ini utamanya disintesis di dalam akar tumbuhan, kemudian dikirim ke bagian tumbuhan yang lain melalui xilem. Hormon sitokinin memiliki banyak fungsi, yaitu: sebagai perangsang pembelahan sel, berperan aktif dalam proses perkecambahan, sebagai penyingkat waktu pembungaan dan pertumbuhan buah, dan juga untuk menggiatkan pembentukan tunas apikal dan tunas lateral.

  • Giberelin

Fungsi hormon ini mirip dengan hormon auksin, yaitu untuk memengaruhi proses pertumbuhan pada tumbuhan, fungsi hormon ini adalah: untuk memanjangkan ruas, menggiatkan pembungaan dan perkembangan buah, dan juga untuk memengaruhi sintetis enzim-enzim disaat pembentukan biji kecambah.

  • Asam Absisat

Sejumlah tumbuhan pada saat musim gugur akan menjedakan untuk sementara proses pertumbuhannya di pucuk batangnya setelah itu merubahnya menjadi kuncup dorman atau tidur.

Untuk melindungi meristem dari kerusakan akibat udara kering disaat musim dingin, daun-daun baru yang tumbuh di atas meristem berubah menjadi berbentuk sisik kuncup.

Perubahan-perubahan  meristem apikal tersebut dipengaruhi oleh zat yang asalnya dari dedaunan yang bergerak menuju meristem apikal lewat tloem, zat tersebut dinamakan asam absisat.

  • Etilena

Etilena merupakan hormon pada tumbuhan yang berfungsi untuk menggiatkan proses pematangan buah, biasanya setiap buah pada tumbuhan dapat memproduksi hormon etilenanya sendiri.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *