Pertumbuhan dan Perkembangan pada Makhluk Hidup

Semua makhluk hidup di Dunia ini tumbuh memakai semua energi dan materi dari tempat sekitar untuk menambah atau meningkatkan ukuran fisik tubuhnya. Kita bisa ambil contoh pada jagung, bibit jagung akan berkembang menjadi pohon jagung dan akan menghasilkan jagung dalam waktu sekitar 4 bulan.

Pertumbuhan sering dilihat sebagai bertambahnya ukuran atau jumlah sesuatu, contohnya ukuran tubuh kita yang akan membesar seiring dengan bertambahnya usia kita, ukuran pohon yang semakin besar dan juga jumlah daun yang semakin banyak.

Sedangkan Perkembangan adalah segala macam bentuk perubahan yang berlangsung kepada setiap makhluk hidup yang sedang tumbuh. Contohnya kecebong akan berkembang menjadi katak yang seutuhnya sama seperti induknya, walaupun tadinya kecebong tersebut tidak memiliki kaki, kaki tersebut akan tumbuh dan berkembang seiring dengan jalannya waktu.

Contoh yang lain yaitu pada tumbuhan, sebelum menjadi tumbuhan seutuhnya, tumbuhan adalah sebuah biji yang tidak punya akar, batang, dan bunga. Seiring dengan berjalannya waktu tumbuhan tersebut mulai memiliki akar, batang, dan bunga.

Jadi dapat disimpulkan bahwa, Perkembangan bisa diartikan juga sebagai perubahan kualitatif yang berarti tidak dapat diukur secara kuantitatif dan terjadi selama makhluk hidup tersebut tumbuh.

 

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Makhluk Hidup

Pertumbuhan adalah sebuah proses yang terjadi terus menerus seiring dengan perkembangan dan keduanya merupakan suatu ciri dari makhluk hidup jadi kedua hal tersebut sangat sukar untuk dipisahkan.

Tidak seperti pada tumbuhan, proses pertumbuhan hewan tidak hanya terjadi di tempat tersebut. Semua organ dan jaringan tubuhnya mengalami proses pertumbuhan, tapi tidak semua bagian tubuhnya punya kecepatan pertumbuhan yang setara/ sama. Misalnya, bagian kepala tumbuh lebih lambat dibandingkan dengan kaki/tangan.

Kerangka merupakan penunjang sistem pertumbuhan pada manusia dan juga hewan, misalnya pada bagian tulang belakang yang mengalami pertumbuhan yang terdapat di daerah ujung-ujung tulang yang akan terjadi hanya pada saat proses pertumbuhan saja.

Tapi hal tersebut berbeda pada beberapa jenis ikan dan reptil , itu karena kerangka mereka dapat tumbuh terus menerus sepanjang mereka hidup.

Untuk menjangkau perkembangan yang sempurna bayi manusia berada dalam kandungan ibunya selama 9 bulan atau 266 hari. Masa kehamilan pada hewan sangat bervariasi, contohnya kehamilan tikus hanya 22 hari, kucing & anjing memiliki masa kehamilan kurang lebih 60 hari, sedangkan pada kuda masa kehamilannya lebih lama daripada manusia yaitu 366 hari.

Pada masa kehamilan tersebut, embrio berkembang di dalam rahim ibunya. Namun pada beberapa hewan lain embrio berkembang di luar tubuh ibunya, contohnya ikan, serangga, katak, dan juga burung.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa semua makhluk hidup akan menempuh perkembangan dalam masa hidupnya, karena perkembangan adalah semua perubahan yang berlangsung selama makhluk hidup tersebut tumbuh.

Jika pada manusia, perkembangannya dimulai dari sel telur yang difertilisasi dan setelah itu berubah menjadi beraneka ragam organ tubuh dan jaringan, setelah itu perkembangannya membentuk otot, jaringan tulang, saraf, kulit dan rambut.

Pertanyaannya adalah apakah perubahan-perubahan diatas bisa kita lihat sebagai perkembangan? untuk menjawabnya kita harus melihat awal dari sebuah sel telur yang telah difertilisasi, setelah itu terbentuklah perubahan dari tahap satu sel menjadi banyak sel. Perubahan-perubahan tersebut bisa terjadi melalui pembelahan mitosis.

Biasanya perkembangan pada tahap awal tersebut terjadi pada saat telur masih berada di dalam oviduk, tahap-tahap perkembangan setelahnya dan lama waktu untuk terjadinya satu perubahan, kita jelaskan dibawah.

  • Sebuah telur difertilisasi
  • Telur yang telah difertilisasi tersebut bermitosis menjadi dua sel, disebut embrio
  • Embrio tersebut terus bermitosis menjadi empat, delapan, enam belas sel (setelah tiga hari embrio tersebut menjadi enam belas sel)
  • Setelah itu embrio menjadi berbentuk bola padat yang terdiri dari banyak sel
  • Embrio akan berubah menjadi berbentuk bola dengan lubang ditengahnya setelah 120 hari dan meninggalkan oviduk dan mengarah ke uterus
  • Setelah sampai di uterus, embrio akan merekat dan akan berkembang selama 37 minggu

Perubahan awal embrio dinamakan cleavage (pembelahan). Cleavage merupakan urutan perubahan dari telur yang sudah difertilisasi hingga membentuk bola dengan lubang di tengahnya. Dan dalam lima hari jumlah sel menjadi ratusan yang awalnya hanya satu sel saja.

Segala perubahan yang terjadi pada saat fase cleavage berlangsung di dalam tubuh sang induk/ ibu. Fase perubahan tersebut tidak hanya terjadi pada manusia saja, hewan seperti ikan paus, kucing, dan anjing juga memiliki pola perkembangan yang sama.

Perkembangan di luar tubuh Induk Betina

Seperti yang sudah kita jelaskan sebelumnya bahwa semua makhluk hidup mengalami perkembangan, begitu juga dengan hewan. Pada hewan-hewan tertentu, uterus tidak dimiliki oleh sang betina, oleh karena itu perkembangan hewan mudanya terjadi di sembarang tempat.

Contohnya hewan katak, katak betina mengeluarkan telurnya dari tubuh, begitu juga dengan reptil dan burung. Namun setelah itu tahap perkembangan telurnya sama dengan manusia.

Sejumlah invertebrata, ikan, dan amfibi mengeluarkan telurnya di dalam air, setelah masuk ke dalam air telur tersebut langsung mengalami cleavage, tentunya setelah difertilisasi.

Perkembangan pada reptil dan burung terjadi di darat, telur hewan-hewan tersebut dapat bertahan dan berkembang di daratan karena mempunyai cangkang sebagai pelindung yang akan menjaga embrio dari udara luar yang kering

Pertumbuhan dan Perkembangan Pasca embrionik

Seperti namanya, Pertumbuhan dan perkembangan pasca embrionik yaitu pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi sesudah waktu embrio. Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi umumnya adalah untuk menyempurnakan alat reproduksi (alat kelamin).

Perkembangan kemampuan reproduksi pada manusia dapat dilihat pada terlihatnya sifat-sifat seks sekunder. Pada laki-laki sifat seks sekundernya adalah tumbuhnya cambang dan kumis, otot-ototnya akan terlihat kekar, tumbuhnya jakun, suara akan menjadi berat, sedangkan pada wanita adalah tumbuhnya payudara.

Pada pertumbuhan dan perkembangan pasca embrionik ini biasanya hanya terjadi pertambahan ukuran pada bagian tubuh saja. Tapi tidak semua bagian-bagian tubuh memiliki kecepatan pertumbuhan dan perkembangan yang sama, semua itu terjadi agar tubuh memiliki bentuk yang proporsional pada saat tumbuh sempurna.

Namun, pada beberapa golongan hewan, mereka akan melewati tahap lava dahulu sebelum tumbuh menjadi hewan dewasa, tahap lava tersebut merupakan pertumbuhan dan perkembangan pasca embrionik, tahap ini sering disebut juga sebagai metamorfosis.

Pertumbuhan pada tingkat sel juga berbeda-beda, pada makhluk hidup bersel banyak atau multiseluler pertumbuhannya yaitu dengan penambahan ukuran dan jumlah sel. Sedangkan pada makhluk hidup bersel satu, pertumbuhannya hanya dengan penambahan ukuran selnya saja. Proses pertumbuhan ini dapat diukur secara kuantitatif.

Perbedaan Pertumbuhan Pada Tumbuhan

Tidak seperti manusia dan hewan yang memiliki waktu pertumbuhan yang terbatas, pertumbuhan pada tumbuhan akan terus terjadi selama ia hidup. Perubahan-perubahan yang terjadi pada semua makhluk hidup di Dunia ini, bukan hanya akibat dari pertumbuhan saja melainkan juga perkembangan ikut berperan.

Pada manusia dan sebagian besar hewan yang semula diawali dengan pertemuan sel telur (ovum) dengan sperma, melalui pertumbuhan dan perkembangan menjadi janin, bayi, dan akhirnya menjadi orang dewasa.

Dalam hal ini telah terjadi pertumbuhan karena terjadi perubahan, yaitu janin hingga menjadi orang dewasa. Seiring dengan pertumbuhan terjadi perkembangan karena terjadi proses pendewasaan yang lebih sempurna.

Pada sebagian besar tumbuhan, semua dimulai ketika sel kelamin betina dan jantan bertemu, setelah itu menjadi biji, lalu berkecambah dan menjadi tumbuhan dewasa. Perubahan pada tumbuhan yang akan terjadi pada masa pertumbuhan akan membuat organ-organ penting pada tumbuhan yang memiliki fungsi dan struktur yang berbeda pula. Seperti bunga, daun, akar, batang.

Pertumbuhan tersebut terjadi karena adanya perubahan dari biji, kecambah, sampai menjadi tumbuhan dewasa. Sedangkan perkembangan terjadi karena adanya perubahan pada tumbuhan tersebut sehingga menjadi tumbuhan dewasa dan akan semakin rumit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *